Showing posts with label Tips Merawat Motor Matic. Show all posts
Showing posts with label Tips Merawat Motor Matic. Show all posts

Mesin Motor Matic Mati Mendadak, Jangan Panik !

    Penggunaan motor matic akhir-akhir ini melesat tajam bahkan hampir mengalahkan kepopuleran motor bebek manual. Dilihat dari segi perawatan dan masalah yang sering ditemui, kedua jenis motor tadi juga memiliki perbedaan. Namun pada pembahasan tips dan trik kali ini kami coba mengangkat masalah yang sering sekali dihadapi oleh pengguna motor matic (skutik). Bagi anda pengguna matic apakah pernah mengalami mesin mati mendadak (kompresi Hilang) dan ketika ingin dihidupkan kembali, tidak juga hidup padahal sebelumnya normal-normal saja ? Tenang...jangan panik ! ini dia penjelasannya :

    " Motor matic itu sering banget yang namanya, abis jalan nih kondisi panas abis nge-gas terus tiba-tiba mengurangi kecepatan itu sering banget motor tiba-tiba mati atau orang sering bilang kompresinya hilang." Ujar Ray Dhanazi selaku pengelola bengkel Motomatic Indonesia, ketika kami tanyakan masalah apa yang sering dihadapi oleh pengguna motor matic.

    Bila kondisi permasalahan tadi sedang anda alami dijalan, jangan mudah panik karena anda sendiri bisa memperbaikinya dengan mudah tanpa harus mencari bantuan mekanik bengkel, apa yang harus anda lakukan ? berikut ini tips dan trik yang dipaparkan oleh Ray. " kalau udah kompresi hilang motor distandar dua terus gas dibuka penuh sambil distarter sampai motor hidup karena itu membantu untuk pemasukan bahan bakar ke ruang bakar. Dengan gas dibuka penuh terus distarter membantu kompresi untuk naik dan motor bisa hidup lagi." ujar Ray.

    Ray juga menjalaskan masalah tadi memang sering dialami oleh semua jenis motor matic namun ini bukan bagian dari cacat produksi melainkan karakter dari mesin-mesin motor matic yang RPM-nya tinggi jadi sering banget kehilangan kompresi saat RPM turun. Nah sekarang anda sudah tahu kan apa yang harus dilakukan jika motor matic mati mendadak? Oia jangan lupa juga selalu rawat motor matic anda secara berkala.

    sumber,http://www.blackxperience.com

Post Title

Mesin Motor Matic Mati Mendadak, Jangan Panik !


Post URL

https://moto-trendz.blogspot.com/2011/05/mesin-motor-matic-mati-mendadak-jangan.html


Visit New Moto Trend for Daily Updated Wedding Dresses Collection

Yamaha Mio: BENSIN SISA 1 LITER TAK MAU TURUN

    Komponen part penunjang aliran bensin dari tangki ke karbu di skutik memang penting peranannya. Fungsinya sebagai pengganti kran bensin pada aliran bensin konvensional, untuk mempermudah dalam pemakaian.

    Komponen penunjangnya yang terbungkus rapat oleh cover bodi, dan nyempil dirangka membuatnya kita makin malas merawatnya. Biar suplai bensin tetap lancar, perhatikan yuk detail bagian terminal vakum (fuel cock assy) ini.     

    Terminal vakum Mio terurai dari beberapa bagian komponen vakum, sil dan screen filter. Letaknya terhubung dengan tangki dan dilengkapi. Sil dibagian atas perangkat vakum bensin difungsikan sebagai perapat sambungan vakum bensin dengan bodi tangki, mencegah kebocoran.

    “Maka, saat kekenyalan nya berkurang mudah menyebabkan kebocoran, salah satunya efek rambatan panas mesin, ”tunjuk Minul dari Minul Skutik Conzept yang punya work shop di Jl. Kutusari Utara II/2, Surabaya. Jadi sebelum terjadi kebocoran, anda mesti berinisiatif dan mengorder ke mekanik yang menangani. “Kalau sampai penampang profil sil berubah, perlu untuk diganti baru, ”saran Minul. 

    Sedang efek dari rapatnya screen filter mudah memicu terjadinya screen filter buntu. Penting diketahaui bagi pemilik Mio keluaran awal tahun 03, wajib rajin mememeriksa screen filter. Kalau kotor dan masih dapat dibersihkan silahkan dipakai lagi.

    Tapi kalau sudah sampai mengerak, silahkan diganti screen yang baru. Sebab, ciri buruknya kerak selalu hinggap atau membuntu screen bagian bawah. Kalau sudah begitu, saat kapasitas bensin masih 750 cc jadi susah turun.

    Dan mesti digoyang ke kanan kiri dulu, agar bensin mampu mengalir ke screen filter yang tak buntu. Alternatif trik darurat, bisa langsung memotong screen filter hingga pangkal nya.

    Dari pertimbangan problem ini,  bagi pemilik Mio atau skutik lain keluaran terbaru. Pastikan kapasitas tangki tak sampai kosong hingga melampui setengah, ketika akan diparkir dalam waktu lama. “Supaya tak mudah memicu terjadinya timbunan uap air dan menyebabkan karat dalam tangki, ”ingat Minul. 
     
    sumber,http://ototrend.com

Post Title

Yamaha Mio: BENSIN SISA 1 LITER TAK MAU TURUN


Post URL

https://moto-trendz.blogspot.com/2011/05/yamaha-mio-bensin-sisa-1-liter-tak-mau.html


Visit New Moto Trend for Daily Updated Wedding Dresses Collection

Belt CVT Asli VS Aftermarket, Serupa Belum Tentu Sama!


    Panjang belt bisa dihitung dari jumlah mata gigi
    Serupa belum tentu sama alias bukan piston dibelah dua. Seperti V-belt CVT yang banyak dijajakan di pasaran. Tipe sabuk memang untuk motor yang sobat pakai, tapi belum tentu pas.

    “Ada perbedaan proses produksi antara belt untuk aftermarket dan OEM. Selisih 0,0 sekian mm meski untuk skubek yang dimaksudnya, tapi belum tentu cocok. Selisih 0,5 mm pengaruh pada kerja CVT,” pasti Nardi Reylnald Khoe, Power Transmission Belt Division Manager PT Bando Indonesia, produsen sabuk Bando, Jakarta.

    Artinya, sabuk CVT aftermarket yang jelas di kemasannya tercantum, misalnya untuk BeAT atau Vario, belum tentu pas. Bisa jadi kepanjangan atau lebih pendek 0,5 mm dari kebutuhan sabuk yang pas untuk BeAT atau Vario sobat.

    “OEM dirancang dengan ukuran khusus, panjang dan lebarnya. Kalau sabuk aftermarket, diproduksi dengan mengambil ukuran rata-rata aja,” tegas Nardi yang berkantor di bilangan Jl. Hayam Wuruk, Jakarta Pusat.

    Komponen lain bisa kena dampak
    Ambil contoh problem yang dialami salah satu awak redaksi MOTOR Plus. Tiga kali servis CVT karena ada problem yang dianggap janggal. Berisik dan tenaga seperti ditahan. Enggak tahunya pilihan sabuk yang dianggap jadi masalah. Padahal, awal penggantian dipilih yang memang untuk skubek yang dipakai.

    “Meski kependekan atau kepanjangan 0,5 mm pasti ada dampaknya. Paling riskan kalau kependekan,” kata Endro Sutarno dari Technical Service Training PT Astra Honda Motor (AHM), Jakarta Utara.


    Selisih 0,5 mm lebih panjang atau lebih pendek untuk skubek sama
    Endro ngasih saran saat membeli belt sebaiknya diukur dulu panjang dan lebar belt asli bawaan motor. Seandainya dapat belt yang lebih pendek, ada beberapa komponen yang dipastikan akan bisa atau cepat aus, atau kemungkin rusak.

    "Belt yang sedikit lebih pendek paling terasa waktu putaran gas awal. Motor sudah dibuka, tapi tenaga seperti ada yang nahan,” ucap Endro yang markasnya di PT Astra Honda Training Center (AHTC), Sunter, Jakarta Utara.

    Kalau putaran mesin tertahan, ada komponen yang sebenarnya bergerak bebas waktu gas dibuka tapi malah gak bekerja semestinya. Salah satunya bearing puli belakang yang berhubungan langsung dengan girboks. “Dibiarkan lama, bearing bisa rusak. Karena putarannya enggak mulus akibat belt yang kelewat pendek,” wanti Endro lagi.

    Agak sedikit rada mending sabuk CVT yang ditebus sedikit molor karena efeknya hanya selip. Ciri utamanya, pas dipasang dan gas dibuka, sedikit ada gejala belt paling atas bergerak naik turun. Gerakannya seperti mau menampar cover CVT.

    (motorplus-online.com)

Post Title

Belt CVT Asli VS Aftermarket, Serupa Belum Tentu Sama!


Post URL

https://moto-trendz.blogspot.com/2011/04/belt-cvt-asli-vs-aftermarket-serupa.html


Visit New Moto Trend for Daily Updated Wedding Dresses Collection

Cara Perawatan Sepeda Motor Matic

    Bisa dibilang saat ini motor matik yang lebih dikenal dengan scuter merajai jalan jalanan di Ibukota dan tanah air.

    Bila dulu motor ini lebih diperuntukkan untuk kaum hawa, sekarang kondisinya jauh berbeda semua golongan telah menggunakan kendaraan ini.

    Melihat peluang dan pangsa pasar yang begitu besar membuat Pabrikan/ATPM (Agen Tunggal Pemegang Merk) kendaraan roda dua di Indonesia berlomba mengeluarkan senjata pamungkasnya untuk memproduksi kendaraan jenis skutik tersebut.

    Pada artikel kali ini kita tidak membahas satu – persatu perbandingan antara motor skutik tersebut, tetapi lebih kepada performance motor skutik secara keseluruhan. Apa sich perbedaan motor matik dengan motor jenis manual/biasa? Bro… mari sama – sama kita bahas bentuk teknologi motor skutermetik dengan kopling kering, cara kerja dan kebutuhan pelumas/oli kemudian dibandingkan dengan performa motor bebek biasa dengan menggunakan kopling basah apa perbedaannya.

    Sistem kerja Skutermatik

    Skutermatik tidak sama dengan kendaraan roda dua yang biasa. Karena selain menggunakan roda berdiameter kecil, sistem penggerak roda dan mesinnya juga berbeda. Cara kerja motor skutermatik tidak menggunkan gigi persneling otomatis karena tidak ada sistem perpindahan gigi. Yang ada adalah sistem dua pulley (seperti roda) yang dihubungkan dengan sabuk atau disebut V – belt.

    Kesemuanya ini bekerja dalam sistem CVT (Continuously Variable Transmission). Kemudian kendaraan ini juga tidak mengenal persneling sehingga tidak ada engine break seperti motor lainnya. Setelah mesin dinyalakan secara otomatis dua pulley akan berputar. Perputaran pulley yang terus menerus ini menyebabkan tidak adanya engine break.

    Sistem perputaran pulley ini adalah sistem yang menggerakkan roda belakang yang disinkronkan dengan besaran putaran mesin. Sistem pergerakan ini terdiri dari tiga komponen utama, yaitu

    1. V – belt dari bahan karet
    2. Drive face atau drive pulley (menempel di bagian mesin), dan
    3. Driven face atau driven pulley (menempel pada roda belakang).

    Ketiga komponen diatas saling bertautan dengan tali V – belt sebagai pengikatnya. Jadinya, pulley disambungkan dengan V – belt atau sabuk. Prinsip Kerja Kopling Sentrifugal
    Mekanisme kerja kedua pulley tersebut memakai prinsip kopling sentrifugal.


    Pada kedua komponen pulley ada mekanisme sentrifugal dengan pegas pembalik yang bisa memperbesar diameter masing – masing pulley. Pada awal mesin menyala atau saat perputaran mesin (rpm) masih rendah, tenaga dari drive pulley mengalir masuk ke driven pulley. Tenaga ini akan membuat kopling sentrifugal membesar dan menyentuh rumah kopling. Lalu, membuat komponen driven pulley di roda belakang bisa bergerak.

    Sebaliknya, ketika putaran tuas gas yang semakin besar dan perputaran mesin tinggi, maka tenaga mesin akan mendorong drive pulley membesar dan membuat diameter driven pulley mengecil.
    Kecepatan rendah drive pulley lebih kecil dari driven pulley, kecepatan kebih tinggi drive pulley membesar dan driven pulley mengecil. Kedua pulley bekerja saling berpasangan, ketika salah satu pulley mengecil yang lain membesar.

    Prinsip kerja V – Belt Komponen berbentuk V ini akan bergerak menyesuaikan besaran pulley. Meskipun terjadi perubahan di kedua pulley, kondisi V – belt tetap ketat. Untuk memutar V – belt, dibutuhkan perputaran mesin maksimal. Jika putaran mesin sudah tinggi namun motor tidak bergerak atau bergerak lambat, maka aka nada kemungkinan tali V – belt bermasalah.

    Pengaturan Bahan Bakar


    Pada kendaraan skutermetik pengaturan kebutuhan bahan bakarnya berdasarkan putaran mesin. Putaran mesin akan menggerakkan membran atau diafragma naik ke atas dan menjadikan bensin dapat mengalir. Semakin cepat putaran mesin maka membran akan semakin tinggi naiknya dan bensin akan mengalir, sehingga kebutuhan bahan bakar lebih besar dibandingkan kendaraan biasa.

    sumber,http://harisok.blogspot.com/2010/04/cara-perawatan-sepeda-motor-4-langkah.html

Post Title

Cara Perawatan Sepeda Motor Matic


Post URL

https://moto-trendz.blogspot.com/2011/04/cara-perawatan-sepeda-motor-matic.html


Visit New Moto Trend for Daily Updated Wedding Dresses Collection

Popular Posts

My Blog List

Blog Archive